ASN-Majalengka

Banyak yang Pensiun, Pemkab Majalengka Kekurangan ASN

TIMESINDONESIA, MAJALENGKA – Jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Majalengka, Jawa Barat, setiap tahunnya redup. Sebab selama kurun masa empat tahun terakhir, banyak ASN yang masuk masa purna bhakti (pensiun).

“Banyak ASN Pemkab Majalengka yang pensiun. Di sisi lain, formasi arahan ASN paling banyak hanya separuhnya, ” ungkap Besar BKPSDM Majalengka, Ridwan Mochamad Ramdhani, Selasa (1/6/2021)

Menurut Ridwan, semasa ini jumlah ASN Kabupaten Majalengka dianggap masih invalid. Karena idealnya, Kabupaten Majalengka membutuhkan sebanyak 18 ribu orang ASN.

“Data per April berantakan saja, tercatat ada 10. 167 ASN di Majalengka. Sehingga, kebutuhan ASN di Majalengka kurang 7. 873 orang. Jadi jelas ada gap kekurangan di kian, ” jelasnya.

Kendati serupa itu, Ridwan bersyukur dalam pendaftaran CPNS 2021 ini, tersedia kuota untuk Pegawai Pemerintah dengan Pernjanjian Kerja (P3K).

Hal itu, kata dia, jadi solusi pemerintah guna mengatasi kejelekan pegawai. Nantinya, selain ASN juga ada P3K dan haknya sama. Hanya sekadar, bedanya pegawai itu tak mendapatkan pensiunan seperti di dalam ASN.

“Semua kekurangan atau selisih tadi kita ajukan ke Menpan sesuai hitungan tadi pada e-formasi. Data sementara cacat guru ada di peringkat teratas, ” ucapnya terpaut situasi ASN di lingkup Pemkab Majalengka. (*)