Besar Bapaslon Perseorangan Pilwali Kota Blitar Gagal Melaju

TIMESINDONESIA, BLITAR – Dua bakal pasangan calon (bapaslon) perseorangan wali kota dan wakil wali kota gagal lulus pada Pilwali Kota Blitar.

Dua bapaslon itu yaitu Purnawan Buchori-Indri Kuswati dan Lisminingsih-Teteng Rukmocondrono. Kepastian gagalnya mereka lulus ke tahap selanjutnya itu, sesudah KPU Kota Blitar menggelar rapat pleno rekapitulasi dukungan hasil perbaikan tingkat kota, Kamis (20/8/2020).

Mereka gagal berdasarkan hasil rekapitulasi dukungan. Dengan rincian, buat bapaslon Purnawan Buchori-Indri Kuswati memperoleh 9. 912 dukungan. Sementara bapaslon Lisminingsih-Teteng Rukmocondrono hanya 10. 018.

“Keduanya belum bisa memenuhi syarat minimal yakni 11. 355 dukungan, ” kata Kepala KPU Kota Blitar, Choirul Umam.

Umam mengutarakan bahwa KPU sudah bekerja sesuai dengan prosedur. Kedua Bapaslon juga sudah melalui tahapan perbaikan syarat pertolongan. KPU juga telah mengantisipasi masa mana ada keberatan dari Bapaslon.

“Soal keberatan lantaran bapaslon Lisminingsih-Teteng juga sudah diantipasi. Semua sudah kami buktikan. Jadi tuduhan tidaklah benar, ” tambahnya.

Umam menjelaskan, Saat ini KPU sedang menyiapkan periode pengumuman pendaftaran pasangan calon di dalam 28 Agustus hingga 3 September nanti. Sementara pendaftaran mulai di 4 hingga 6 September. Lalu verifikasi syarat pencalonan pada 4 September hingga 22 September.

“Penetapan calon pada 23 September dan 24 September pengundian dan pengumuman nomor urut pasangan calon wali kota dan pemangku wali kota, ” jelasnya mengenai tahapan Pilwali Kota Blitar. (*)