cek-fakta-kuota-internet-kemendikbud

#@@#@!![CEK FAKTA] Program Bagian Belajar dari Kemendikbud Masa April-Mei 2021

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Fakta yang menyebutkan adanya tumpuan kuota belajar 105 GB dan pulsa Rp200. 000 untuk dosen, guru, anak, dan mahasiswa, beredar pada Whastapp.

Dalam informasi tersebut disebutkan, sandaran kuota dan pulsa itu diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) selama pembelajaran jarak jauh (PJJ) periode April-Mei 2021.

Unggahan itu selalu menyertakan link atau tautan untuk mendaftarkan diri sebagai penerima bantuan.

Berikut narasi lengkapnya:

https://kuotapintar.online/?v=105GigaBytes

KEMENDIKBUD
*Program kuota belajar pulsa 200RB dan kuota 105GB untuk dosen, kiai, siswa, mahasiswa selama pembelajaran jarak jauh periode kamar april-mei!
Batas simpulan *2021-6-1

cek fakta kuota internet kemendikbud 2 Sumber: Tangkapan layar WhatsApp

MELIHAT FAKTA

Berdasarkan penelusuran tim Cek Bahan TIMES Indonesia, informasi mengenai bantuan kuota belajar lantaran Kemendikbus sebesar 105 GB dan pulsa Rp200. 000 untuk dosen, guru, siswa, dan mahasiswa, tidak benar.

Hasil penelusuran melalui mesin pencari, fakta yang menyebar itu ialah hoaks berulang karena sudah beredar. Kemendikbud telah membantahnya.

Pihak Kemendikbud telah memastikan bahwa link-link yang mengatasnamakan bantuan catu internet dari Kemendikbud ialah hoaks.

Plt Kepala Pusat Data serta Informasi (Pusdatin) Kemendikbud Hasan Chabibie menegaskan, informasi formal mengenai bantuan kuota sebab Kemendikbud akan diunggah di laman resmi Kemendikbud.

Adapun informasi sah mengenai bantuan kuota internet dari Kemendikbud dapat diakses di laman https://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/.

Penerima bantuan pula tidak perlu mendaftarkan cetakan teleponnya, karena Kemendikbud sudah memiliki data penerima.

Semua yang menerima bantuan kuota pada kamar November-Desember 2020 dan nomornya aktif akan otomatis menerima bantuan kuota pada kamar April 2021, kecuali dengan total penggunaannya kurang sejak 1GB.

Bagi penerima, nantinya akan tersedia pemberitahuan atau notifikasi sejak operator masing-masing saat bagian Kemdikbud telah masuk.

Notifikasi tersebut berbentuk SMS dan bisa pula dicek di aplikasi operator masing-masing.

Pemimpin satuan pendidikan tidak menetapkan mengunggah (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) SPTJM lagi buat yang sudah menerima tumpuan pada November-Desember 2020.

Sedangkan, bagi yang nomornya berubah atau dengan belum menerima kuota sebelumnya, maka baru bisa menerima bantuan kuota dengan menghiraukan beberapa hal berikut:

Pertama, calon penyambut melaporkan kepada pimpinan dasar pendidikan untuk mendapat tumpuan kuota sebelum April 2021.

Pimpinan/operator dasar pendidikan mengunggah SPTJM untuk nomor baru atau bagian yang berubah pada laman:

http://vervalponsel.data.kemdikbud.go.id (untuk jenjang PAUD, dikdas, dan dikmen)
https://pddikti.kemdikbud.go.id/ (untuk jenjang pendidikan tinggi)

Bantuan akan disalurkan di setiap 11-15 setiap bulan, terbatas sejak Maret hingga Mei 2021.

cek fakta kuota internet kemendikbud 3

Sumber: [HOAKS] Bantuan Kuota Belajar 105 GB & Pulsa Rp 200. 000 dari Kemendikbud | Kompas

Tim Cek Fakta TIMES Indonesia sudah menelusuri informasi sejenis.

cek fakta kuota internet kemendikbud 4

Sumber: [CEK FAKTA] Subsidi Pulsa 200 Ribu dan Kuota 50 GB Kemendikbud | TIMES Nusantara

KESIMPULAN

Berdasar hasil penelusuran Tim Cek Fakta TIMES Indonesia, informasi mengenai sandaran kuota dan pulsa dibanding Kemendikbud berikut tautan yang disertakan merupakan informasi hoaks. Informasi yang beredar tersebut tidak berasal dari sumber resmi yakni Kemendikbud.

Menurut misinformasi serta disinformasi yang dikategorikan First Draft, informasi tersebut termasuk dalam kategori Fabricated Content (konten palsu). Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggung-jawabkan dengan fakta. Biasanya, fabricated content berupa informasi lowongan kerja palsu dan lain-lain.

—-

Cek Fakta TIMES Nusantara

TIMES Nusantara adalah media online dengan sudah terverifikasi faktual pada Dewan Pers. Dalam kegiatan melakukan cek fakta, TIMES Indonesia juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal, untuk memverifikasi berbagai informasi hoaks yang cerai-berai di masyarakat.

Jika anda memiliki keterangan seputar hoaks yang mau kami telusuri dan testimoni, silakan menyampaikan kepada awak CEK FAKTA TIMES Nusantara di email: redaksi. [email protected] com atau [email protected] co. id (*)