Polbangtan-Malange02b7811d59d1c3e

Dies Natalis ke-3, Polbangtan Sebal Bagikan Ilmu Inseminasi Desain Ayam

TIMESINDONESIA, MALANG – Dies Natalis ke-3 Politeknik Pembangunan Pertanian Malang (Polbangtan Malang) kembali diisi dengan kegiatan pengorbanan masyarakat. Kali ini, Polbangtan Malang memberikan pelatihan gratis inseminasi buatan ayam. Pelatihan diikuti oleh mahasiswa, siswa & guru SMK maupun bangsa umum.

Pelatihan yang dikemas dalam rencana bertajuk Day One Skill (DOS), digelar di Kawasan Kuliah Bersama (RKB) kampus 1 Polbangtan Malang, Rabu (23/06/2021). Di Ruang Kuliah Bersama (RKB), Kasianto, SST, sebagai narasumber memaparkan pelajaran tentang inseminasi buatan (IB) pada ayam.

Kasianto menjelaskan Inseminasi Tiruan atau IB adalah metode kawin buatan dengan memasukan sperma ke induk ayam. IB pada unggas khususnya pada ternak ayam nyata tidak sesulit yang dibayangkan.

“Peralatannya mampu menggunakan peralatan yang ada di sekitar kita & cara atau tekniknya juga mudah, ” ujarnya.

Para pengikut pelatihan gratis inseminasi rekaan ayam menyimak penjelasan narasumber, Rabu (23/06/2021) di RKB Polbangtan Malang. (FOTO: Polbangtan Malang)

Dia menjelaskan, kesulitan yang dialami diawal masa melakukan inseminasi buatan merupakan cara mengeluarkan sperma dibanding ayam jantan atau pejantannya. Untuk itu, kata tempat, perlu berlatih.

“Kesulitan itu karena kita tidak tahu atau belum terbiasa melakukan, ” ucapnya.

Kasianto mengutarakan, beberapa manfaat yang mampu dirasakan dari inseminasi buatan antara lain mempercepat produksi telur, mempercepat produksi DOC, buat meningkatkan mutu genetik, serta penggunaan pejantan lebih tepat.

Selain dibekali teori, para peserta pelatihan juga diperlihatkan proses IB ayam dari awal maka akhir. Peserta pun melayani praktik. Dalam pelaksanaan pelatihan tersebut, penerapan protokol kesehatan tubuh tetap dilakukan sesuai secara arahan Direktur Polbangatn Malang.

Septian Dwi Pradana, siswa SMKPP Wiyata Bakti Malang mengaku senang bisa mengikuti pelatihan IB ayam. Setelah mengikuti pelatihan, wawasan dan pengetahuannya merayap.

“Setelah memasukkan acara ini saya mau mencoba mempraktikannya dan akan menciptakan inovasi-inovasi yang bertambah baik lagi, ” perkataan Septian usai kegiatan.

Dia berharap kesibukan serupa lebih kerap dikerjakan mengingat masih banyak dengan belum mengenal tentang IB ayam.

Usai pelatihan, Kasianto berharap para peserta bisa mengaplikasikan IB ayam sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan bidang perunggasan khususnya ternak ayam.

Menurut Kasianto, jika teknologi Inseminasi Buatan (IB) sampai pada generasi milenial, dirinya yakin dunia pertanian bakal semakin maju dan meningkatkan produksi ternak unggas khususnya. Karena, kata dia, sumber daya manuai (SDM) adalah faktor penentu maju tidaknya dunia pertanian. Apalagi SDM tersebut sudah akrab secara dunia mekanisasi dan digitalisasi.

Praktik saat pelatihan inseminasi buatan ayam, Rabu (23/06/2021) di RKB Polbangtan Malang. (FOTO: Polbangtan Malang)

Mengenai kualitas SDM pertanian, sesuai dengan pernyataan Gajah Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang mengatakan, “SDM merupakan faktor penting di sector pertanian. ”

Apalagi, kata Mentan SYL, arah pertanian Nusantara mulai mengarah pada pertanian yang maju mandiri dan modern. Pertanian Indonesia telah memasuki industri 4. 0 yang ditandai dengan penggunaan alat-alat mekanisasi dan digitalisasi pertanian.

“Maka dari itu SDM pertanian merupakan fakto penting untuk peningkatan produktivitas pertanian dalam era ini, ” ujar SYL.

Kejadian senada disampaikan oleh Kepala BPPSDM Dedi Nursyamsi. Tempat mengatakan SDM pertanian menetapkan digenjot agar bisa memajukan kapasitas pertanian. Kapasitas SDM harus ditingkatkan karena secara begitu pertanian akan melejit.

Keterampilan inseminasi buatan unggas juga jalan bisnis bagi generasi muda petani milenial di bagian peternakan. Di samping itu, dengan adanya inseminasi hasil ayam bisa meningkatkan kualitas peternak. (*)