DPPKB Bontang Ajak Generasi Muda Waspada Kependudukan

TIMESINDONESIA, BONTANG – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Puak Berencana ( DPPKB ) Bontang, Kalimantan Timur mengajak generasi muda untuk siaga kependudukan.

Hal itu disampaikan Kepala DPPKB Bontang, Bahtiar Mabe dalam merespon program Madrasah Siaga Kependudukan (SSK) tingkat SMA, sebuah terobosan baru yang sudah diluncurkan oleh Pemkot Bontang.

Menurutnya, salah satu permasalahan saat ini adalah pertumbuhan warga yang tidak dapat terkendali. Kemajuan tersebut pun dapat mengakibatkan angka kemiskinan kiat tinggi dan bisa memicu bertambahnya kenakalan remaja, & sejenisnya.

“Karena kependudukan semakin kedepan semakin banyak permasalahan yang timbul sehingga kita gunakan sekolah-sekolah yang ada di Kota Bontang sebagai kendaraan kita buat menanggulangi itu, ” ujar Kepala DPPKB Bontang, Bahtiar Mabe, Senin (26/10/2020).

Sekolah Siaga Kependudukan merupakan sekolah yang menyatukan pendidikan kependudukan dan Keluarga berencana ke dalam beberapa mata pengajian sebagai pengayaan materi pembelajaran. Di dalamnya, terdapat pojok kependudukan sebagai salah satu sumber belajar pengikut didik sebagai upaya pembentukan tingkatan berencana, agar guru dan pengikut didik dapat memahami isu kependudukan dan guru mampu mengintegrasikan isu kependudukan ke dalam pembelajaran sebati dengan Kurikulum 2013.

Bahktiar menyampaikan harapannya agar rencana Sekolah Siaga Kependudukan tingkat SMA tersebut dapat berjalan dengan cantik. Sehingga kedepannya juga dapat diterapkan di lingkungan sekolah tingkat SMP.

“Persoalan kependudukan itu sangat penting, untuk itu tak hanya tugas Pemerintah saja menetapi pemerintah juga memiliki keterbatasan. Kedudukan lintas sektor juga kami butuhkan seperti bantuan dari anak-anak sekolah, serta peran dari masyarakat juga harus ikut berpartisipasi, ” imbuhnya.

Untuk diketahui, kalender Sekolah Siaga Kependudukan tersebut diresmikan Walikota Bontang Neni Moerniaeni pada 16 September 2019 lalu. Yang mana, SMA Negeri 2 Bontang menjelma yang pertama dalam penerapannya. (ADV)