FBB-bersama-LSM-BPPI

Forum Banjarnegara Bersatu Dukung Kejari Banjarnegara Ungkap Kasus Manipulasi

TIMESINDONESIA, BANJARNEGARA – Forum Banjarnegara Bersumber (FBB) dan sejumlah anggota DPD LSM Barisan Nasionalis Peduli Indonesia (BPPI) Banjarnegara Jumat, (26/2/ 2021) mendekati Kejari Banjarnegara, Jawa Tengah. Mereka menyampaikan dukungannya dalam upaya pemberantasan dan pengungkapan kasus korupsi di Banjarnegara.

Agus Waluyanto Korlap FBB kepada TIMES Indonesia, Sabtu (27/2/2021) membuktikan, pihaknya mendukung sepenuhnya bagian Kejaksaan Negeri Banjarnegara serta mendukung LSM BPPI Banjarnegara melakukan audensi terkait perkiraan penyelewengan dana bantuan untuk masyarakat kurang mampu itu dengan Dinas Sosial Banjarnegara.

Agus mengatakan sebelum ke kejaksaan, DPD LSM BPPI Banjarnegara bersilaturahmi kepada Dinas Sosial kabupaten Banjarnegara, Azis Achmad.

“Kemarin Besar Dinas Sosial Banjarnegara, Aziz Achmad menerima beberapa agen anggota DPD LSM BPPI walau dalam konteks persahabatan persaudaraan, ” katanya.

Dalam pertemuan itu, LSM BPPI menyampaikan kepada Kadinsos terkait temuan dugaan penyimpangan program BPNT yang berpangkal dari dana kementrian sosial.

Temuan itu diantaranya, keluarga penerima manfaat (KPM) menerima barang penggunaan yang sudah di tentukan, baik jenis maupun ukuran. Kemudiaan KPM seringkali menerima bahan pangan yang sudah tidak layak konsumsi.

KPM tidak mempunyai kewenangan dalam membeli bakal pangan walau KIS nya adalah milik KPM.

Temuan lain, TKSK diduga bukan sebagai pendamping program BPNT tetapi justru jadi sales yang berperan mengkondisikan e-warung. Hal lain dengan mereka pertanyakan, dugaan oknum pejabat / pengusaha yg campur tangan dalam penyaluran program BPNT.

Atas laporan dari LSM BPPI, Kadinas menyambut cara karna masih ada awak Banjarnegara yang mau & peduli dengan kondisi dengan terjadi saat ini.

“LSM BPPI merasakan belum tersampaikan apa yg menjadi keinginan untuk audensi dengan menghadirkan TKSK, ” tandas Agus.

Sementara Imam Naf’an dan Ketua LSM BPPI Suwarso menyatakan akan kembali membabatkan surat kepada Kepala Jawatan Sosial Banjarnegara untuk bisa menghadirkan TKSK sehingga terkaan penyimpangan Program BPNT mampu terungkap.

Besar Kejari Banjarnegara Sigid J Pribadi SH MH menggunakan Kasi Intelijen Kejari Banjarnegara Yasozisokhi Zebua, SH era dikonfirmasi TIMES Indonesia mengantarkan terima kasih atas dukungan Forum Banjarnegara Bersatu dan LSM BPPI Banjarnegara. (*)