Gubernur Maluku Utara Temui Kepala BNPB Doni Monardo di Jakarta, Tersedia Apa?

TIMESINDONESIA, TERNATE – Baru-baru ini terjadi hujan tebal sekitar dua minggu di daerah Maluku Utara, yang mengakibatkan banjir hampir di 10 kabupaten/kota. Atas peristiwa itu, Gubernur Maluku Mengadukan KH Abdul Gani Kasuba didampingi Kepala Pelaksana BPBD Yunus Badar menemui Kepala BNPB Doni Monardo di kantornya di Jakarta, Jumat (14/8/2020).

“Pak Gubernur melaporkan sekaligus menyerahkan proposal tuntutan ke BNPB dalam rangka buat perbaikan infrastruktur yang rusak diakibatkan oleh banjir, ” terang Kepala Biro Protokol Kerjasama dan Koneksi Publik (PKKP) Mulyadi Tutupoho kepada TIMES Indonesia, Sabtu (15/8/2020).

Sebelum menemui Doni Monardo, Pemprov Malut juga sebelumnya telah menyalurkan bantuan kepada korban kesengsaraan di Kabupaten Pulau Morotai, Kepulauan Sula, dan Halmahera Barat. Berikutnya kata Mulyadi, akan ditindaklanjuti di Halmahera Selatan dan, Halmahera Mengadukan, dan Halmahera Barat.

Mantan Ketua KPUD Malut ini menjelaskan, kerusakan yang terjadi akibat banjir meliputi jembatan, tebing sungai dan talud. Oleh karena itu, Gubernur juga meminta kepada BNPB melalui dana DSP dan pemberian rehabilitasi (dana hibah). Sementara untuk kebutuhan yang mendesak, dimasukkan untuk menggunakan dana DSP agar mampu ditangani secepatnya, karena dana tersebut sudah siap pakai.

“Sementara untuk yang kedua, kita masukkan ke dalam dana derma pasca bencana dan itu Pak Gubernur sudah langsung komunikasi dengan Pak jenderal Doni yang didampingi oleh sekretaris utama BNPB, ” imbuhnya.

Disamping tersebut, Abdul Gani Kasuba juga membakar adanya bantuan transportasi laut, yang selama ini masih menjadi uzur, mengingat Maluku Utara merupakan kawasan kepulauan.

Terkait peristiwa itu, Jubir Pemprov Malut tersebut mengaku kunjungan Gubernur Maluku Mengetengahkan itu mendapat respon positif sebab Kepala BNPB Doni Monardo. “Permintaan Pak Gub langsung direspon baik oleh Pak jenderal dan pada waktu dekat itu insyaallah, ” pungkasnya. (*)