HUT Korpri ke-49, Gubernur Jatim Khofifah Ajak Anggota Terus Berinovasi

HUT Korpri ke-49, Gubernur Jatim Khofifah Ajak Anggota Terus Berinovasi

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengundang seluruh anggota Korps Pegawai Daerah (Korpri) sigap dan tanggap di dalam merespon perubahan global akibat pandemi Covid-19.

Anggota Korpri, kata dia, harus terus bekerja mencari terobosan dan melakukan permutasi sehingga seluruh pekerjaan dapat dilaksanakan dengan efektif dan efisien dan berorientasi hasil. Pesan ini disampaikan Khofifah dalam menyambut peringatan HUT Korpri ke-49 hari ini, Minggu (29/11/2020).

“Dalam situasi pandemi ini, anggota Korpri tak boleh lengah. Inovasi adalah ruhnya birokrasi. Anggota Korpri harus menjelma motor penggerak birokrasi yang inovatif, ” ungkap Khofifah.

Gubernur Jatim Khofifah 2

Dalam kesempatan tersebut Khofifah juga mengapresiasi kerja seluruh ASN Jawa Timur dengan dinilainya sudah cukup baik & inovatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu indikatornya adalah sejumlah penghargaan yang berhasil diboyong Pemprov Jatim dalam hal penyajian publik.

Misalnya, tinggi Khofifah, Penghargaan TOP 15 Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Tahun 2020 Kategori Pengelolaan Aspek dengan Keberlanjutan Inisiatif Terbaik. Selain itu Penghargaan TOP 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 untuk Klinik BUMDesa yang diserahkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Ketua Ombudsman RI & masih banyak lagi.

“Penghargaan ini harus menjadi pelecut dan motivasi untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, ” imbuhnya.

Khofifah menyebut bahwa saat itu pelayanan publik di Jatim telah sangat smart, profesional dan gampang diakses oleh masyarakat. Contohnya, pengerjaan Kartu Keluarga, e KTP, Pengerjaan Akte Kelahiran, Pembayaran pajak organ, SIM serta adminstrasi lainnya yang saat ini bisa didapatkan tanpa harus bertatap muka di biro pelayanan publik melainkan bisa meniti anjungan dukcapil mandiri.

Masyarakat, kata Khofifah, cukup mengirim kelengkapan data secara online ataupun melalui smartphone melalui aplikasi, dan dapat diambil hasilnya ketika telah selesai proses atau langsung diantar kerumah tanpa harus menuju ke kantor pelayanan. Beberapa daerah serta sektor sudah melaksanakan konversi digital seperti ini juga.

“Lompatan inovasi ini menyaratkan kalau seluruh anggota KORPRI harus cepat dalam menggunakan peralatan pelayanan dengan digital, harus mahir mengoperasikan sistem dan berbagai aplikasi layanan berbasis internet. Poinnya, dengan teknologi yang semakin canggih, cara bekerja juga harus berubah, ” tuturnya.

Lebih lanjut, Gubernur Jatim Khofifah mengatakan di usia ke-49 anggota Korpri harus menjadi agen mutasi dalam masyarakat, menjadi perekat nilai-nilai patriotisme dan kecintaan terhadap NKRI. Hal tersebut harus menjadi asli diri anggota Korpri yang tidak boleh lekang oleh waktu. (*)