AKBP-Melda-Yanny

Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny, Sosok Inspiratif Kartini Masa Kini

TIMESINDONESIA, BANJAR – Meraih hasil dengan menduduki posisi strategis di tubuh Polri ialah sebuah pembuktian adanya paritas gender yang telah lulus ditunjukan perempuan cantik utama ini. Penunjukkan AKBP Melda Yanny sebagai Kapolres Banjar di dalam 29 Mei 2020 cerai-berai adalah kali pertama dalam sejarah putaran tongkat beranting kepemimpinan di jajaran Polresta Banjar. Jawa Barat dengan dipegang seorang Polwan.

Sebelumnya, perempuan berbakat Minang kelahiran 1975 itu merupakan seorang Dosen Medium Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri.

Karier Melda dalam Polri dimulai sejak dirinya bergabung di Secaba jadi Bintara lulusan 1995. Memasukkan program D3 Taruni PTIK, Melda lulus pada tahun 1999 dilanjut dengan pendidikan Perwira dan Sespimen.

AKBP Melda Yanny 1

Sederet lembaga pun telah dilalui Melda, Mulai dari Kapolsek Semenanjung Pinang Timur, Kabiro Ops Narkoba, Kasatlantas, juga pernah lama di Kesatuan Reserse Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, bahkan datang menjadi dosen.

Pencapaian karier istri Kombes Pol Guruh Arif Darmawan, Kapolres di Jakarta Utara inipun mencapai puncaknya manakala terdapat penunjukan dari Kapolri Jendral Idham Azis, M. Si yang memberinya kesempatan untuk membuktikan kepada negeri bahwa seorang perempuan bisa setara dengan laki-laki.

Akhirnya terlahirlah sejarah baru di Kota Kampung dimana seorang Polwan menduduki singgasana Lodaya Polres Banjar dan menjadi sosok Srikandi Citanduy dengan selalu bersinergi dengan Pemkot Banjar dengan sama-sama dipimpin seorang rani, Hj Ade Uu Sukaesih.

Sejak menyimpan tongkat kepemimpinan, energi Melda seolah tak pernah berakhir untuk dicurahkannya kepada asosiasi. Dikenal selalu rajin blusukan dari pagi, siang & malam, membuat Kapolres mulia ini dijuluki Wakil Pemangku Kota Banjar, H Nana Suryana sebagaj Srikandi secara baterai Alkaline.

“Salut dengan Srikandi kita satu ini, seperti baterai Alkaline, energinya tidak sudah habis untuk berkontribusi serta mengabdikan diri kepada umum, ” puji Nana.

Melda memang dikenal getol menyuarakan edukasi protokol Kesehatan sebagai upayanya untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

Setiap hari, ibu dengan tiga putri ini rajin mengurai kerumunan di tempat keramaian seraya meneriakkan jargon 5M sebagai senjata agar terhindar dari penyebaran virus Covid-19.

Berbagai inovasi kegiatan diciptakan Melda sebagai perangnya melawan pandemi sehingga masyarakat kerapkali mengelu-elukan kinerjanya yang mendapat respons luar biasa dari umum.

Maka tidak heran, berbagai webinar maupun kegiatan yang digelar bervariasi komunitas di Kota Banjar selalu menjadikan Melda sebagai salah satu narasumber yang penyampaiannya lugas dan mudah dimengerti.

“Perempuan harus tangguh dalam segala hal, baik itu di puak, di lingkungan pekerjaannya maupun di masyarakat, ” membuka Melda kepada TIMES Nusantara.

Menjelang satu tahun kepemimpinan Kapolres Kampung AKBP Melda Yanny sebagai Kapolres perempuan pertama di Kota Banjar banyak meninggalkan jejak positif yang berkesan untuk masyarakat Kota Banjar. (*)