Kemendikbud Sebut Lulusan SMA/SMK Hanya Diserap Sekitar 38 Persen Saja sebab Perguruan Tinggi

Kemendikbud Sebut Lulusan SMA/SMK Hanya Diserap Sekitar 38 Persen Saja sebab Perguruan Tinggi

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud RI) menyebutkan, dari sekitar 2-3 juta lulusan SMA dan SMK tiap tahunnya, yang bisa diserap madrasah tinggi baru hanya sekitar 38 persen saja.

Terang itu adalah angka yang betul timpang mengingat Indonesia diprediksi menjadi negara maju berperingkat kelima pada tahun 2030.

Real, predikasi itu akan tercapai masa Indonesia memiliki Sumber Daya Pribadi (SDM) yang unggul. Dan itu harus didukung oleh dunia pelajaran.

“Saat ini Indonesia memiliki 4. 700 perguruan luhur dengan lulusan SMA dan SMK rata-rata sekitar 2-3 juta pada setiap tahunnya. Namun yang diserap sebab perguruan tinggi baru sekitar 38 persen dari rata-rata tadi, ” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Luhur Kemendikbud RI, Nizam, seperti dilansir dari laman Kemendikbud, Kamis (12/11/2020).

Ini yang memang harus diakselerasi dengan pemberian beasiswa KIP Kuliah untuk memberi kanal belajar ke perguruan tinggi, ” tambahnya.

Dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) itu mengucapkan, pandemi Covid-19 ini menjadi ciri baru di dunia pendidikan yang tak bisa dihindarkan.

Namun meski begitu, Kemendikbud lestari melakukan cara yang semaksimal barangkali menyiapkan SDM yang berkualitas & berdaya saing.

“Namun, di tengah masa pandemi, Kemendikbud harus beradaptasi dengan cepat pertama untuk memulihkan kondisi pandemi sekaligus memastikan pembelajaran tetap berjalan, ” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Luhur Kemendikbud RI. (*)