Program-Literasi-Digital-Nasional

Kepala RI Jokowi Luncurkan Program Literasi Digital Nasional, TIMES Indonesia Official Media Partner

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Presiden RI Jokowi (Joko Widodo) meluncurkan agenda Literasi Digital Nasional berbenturan momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2021. Program secara leading sektor Kementerian Kominfo RI ini akan dilangsungkan secara daring.

Acara bertajuk “Indonesia Bahkan Cakap Digital” ini selalu serentak disiarkan melalui 16 stasiun TV, termasuk TIMES TV, dan via YouTube Live Streaming di Channel Kemkominfo TV dan Siberkreasi. TIMES Indonesia menjadi official media partner program literasi untuk bangsa ini.

Acara ini hendak diikuti juga oleh gubernur 34 Provinsi dan walikota/bupati di 514 kabupaten & kota seluruh Indonesia.

Presiden Jokowi dijadwalkan akan hadir secara daring. Hadir juga Menteri Koneksi dan Informatika Johnny G. Plate; Menteri Dalam Jati Tito Karnavian; serta Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, serta Teknologi, Nadiem Makarim.

Gajah Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan, agenda ini dibuat untuk bersama-sama membangun kesadaran dan wawasan masyarakat akan pentingnya teknologi digital dan meningkatkan kecerdikan digital masyarakat Indonesia.

“Program Literasi Digital Nasional ditujukan untuk membangun kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang teknologi digital serta meningkatkan kecakapan digital masyarakat Indonesia untuk menciptakan ruang digital kita yang seru, akan tetapi tetap aman, beretika, & produktif, ” jelas Menkominfo di akun Instagram @kemenkominfo.

Sementara, CEO TIMES Indonesia Khoirul Anwar, menyampaikan bahwa program literasi digital nasional ini menjelma kunci untuk membuka udara bangsa Indonesia dalam tumbuh berdigital.

“Pandemi Covid telah memaksa kita untuk lebih cepat adaptif hidup di era itu. Covid mempercepatnya 10 tahun lebih cepat. Di sinilah perlu pemahaman yang betul. Dan pemahaman itu bakal benar jika literasinya juga benar. Ini harus kita mulai bersama-sama, tidak mampu sendiri-sendiri. Dan yang penting, negara harus hadir, ” ucapnya.

Untuk mengimplementasikan program nasional tersebut, TIMES Indonesia, Siberkreasi, serta sejumlah pihak bersama Kemen Kominfo, Kemendikbud Ristek, serta Kemendagri telah menyiapkan banyak program di seluruh Nusantara. Ini akan bersinergi secara banyak pihak.

Di antaranya, Google, Twitter, Instagram, Facebook, Gojek, Grab, Telkomsel, dan masih penuh lagi. Termasuk kalangan NGO dan instansi/lembagapenerintahan.

TIMES Indonesia sendiri juga telah menyiapkan beberapa rencana untuk menyukseskan program tinggi ini. Di antaranya, good speech from Indonesia (GSF Indonesia) bersama Perhimpunan Siswi Indonesia (PPI) seluruh dunia, ketahanan informasi, dan pelatihan literasi digital lainnya. Tersedia juga program #IndonesiaBangkit #IndonesiaMaju yang telah berjalan semenjak awal 2021 lalu.

“Lewat literasi digital ini kita akan bangun Indonesia yang positif daripada sisi literasi dan mengacu jejak digital yang molek dan positif. Kami mau memulainya dari literasi nyata ini, ” tandas Anwar.

“Perlu diingat bahwa asupan literasi yang positif akan membuat pendirian positif. Jika pikiran tentu, maka perilaku akan nyata. Jika perilakunya positif, oleh sebab itu kebiasaan juga akan nyata. Jika kebiasaan telah meyakinkan, maka nilai-nilai hidup selalu akan positif. Nah, kalau nilai hidup positif, takdir pun akan positif. Kita ikhtiari bersama-sama ini untuk nusantara tercinta, ” tutur Anwar.

Pada program Literasi Digital Nasional ini, Presiden RI Jokowi akan meluncurkannya secara nasional. (*)