KPU Kota Blitar Minta Akun Medsos Tim Paslon Dinonaktifkan Saat Periode Tenang

KPU Kota Blitar Minta Akun Medsos Tim Paslon Dinonaktifkan Saat Periode Tenang

TIMESINDONESIA, BLITAR – Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kota Blitar meminta Tim Pasangan Calon (Paslon) untuk menonaktifkan akun media baik di masa tenang Pilwali Kota Blitar 2020.

Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM, Rangga Bisma Aditya mengatakan kejadian itu supaya akun tersebut tak digunakan kampanye pada masa mati.

“Kalau masih ada APK dan kegiatan kampanye di akun medsos selama masa diam, kami dan Bawaslu akan memberikan sanksi, ” ujarnya, Kamis (3/12/2020).

Masa tenang menjelang pemungutan suara Pilwali Blitar 2020 berlangsung selama tiga hari mulai 6-8 Desember 2020. Rangga menetapkan, semua alat peraga kampanye (APK) harus dicopot termasuk akun media sosial tim Paslon diminta buat dinonaktifkan pada masa tenang.

“Semua APK mulai spanduk, poster, baliho, maupun mobil branding harus dibersihkan di masa sepi. Kegiatan sifatnya kampanye di jalan sosial juga dilarang, ” urainya.

Rangga mengatakan pembersihan APK menjadi kewajiban masing-masing awak pasangan calon. Tetapi, kalau sedang ada APK di masa sepi, KPU bersama Bawaslu dan Satpol PP akan membersihkannya.

“Kecuali, APK di sekretariat per pasangan calon masih diperbolehkan dalam masa tenang, ” tambahnya.

Seperti diketahui, dua Paslon yaitu pasangan nomor urut satu, Henry Pradipta Anwar-Yasin Hermanto dan pasangan nomor urut dua, Santoso-Tjutjuk Sunario akan berebut suara rakyat Kota Blitar pada pemungutan suara yang digelar KPU Kota Blitar di dalam Rabu (9/12/2020) mendatang. (*)