Makbul! Gubernur Jatim Khofifah Setuju PSBB Malang Raya

Makbul! Gubernur Jatim Khofifah Setuju PSBB Malang Raya

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa resmi memberikan lampu hijau rencana pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar / PSBB Malang Raya. Meliputi Kota Malang, Kota Kotor, dan Kabupaten Malang.

Pernyataan tersebut ia utarakan usai menggelar rapat koordinasi dengan Bupati Malang Sanusi, Walikota Malang Sutiaji dan Walikota Batu Dewanti Rumpoko di Gedung Negara Grahadi, Sabtu (9/5/2020).

Rapat berjalan selama kurang lebih dua jam dan dihadiri lin sektoral mulai Forkopimda Malang Awam, Forkopimda Jatim, Pangdam V/Brawijaya, Pangdivif Kostrad, dan Polda Jatim. Pertemuan tertutup ini diawali pemaparan pakar epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga, dr Windhu Purnomo. Hasil pemaparan menjadi rujukan bagi pemberlakuan kebijakan PSBB.

“Secara keseluruhan dari skoring sistem Permenkes RI, maka skor Malang Raya itu sudah 10. Kalau sudah 10 artinya memang sudah saatnya diberlakukan PSBB, ” benar Gubernur Khofifah.

Makin, ketiga daerah tersebut sudah menyorongkan detail plan dan akan ditindaklanjuti oleh tim teknis sore ini nanti.

“Ini telah selesai lampirannya kita lihat pas lengkap. Maka nanti sore atau besok pagi kita akan segera mengirimkan surat ke Menkes buat mengajukan penetapan PSBB di Geruh Raya, ” tandasnya Gubernur Khofifah.

Proses pembahasan sendiri dilakukan dengan komprehensif dengan melihat kesiapan antar kepala daerah serta support lin sektoral terutama dari pihak Kodam V/Brawijaya, Pangdivif Kostrad dan Koarmada II.

“Insya Allah bisa dikoordinasikan cukup efektif nantinya jika misal PSBB diberlakukan berserakan observasi lebih banyak lagi dengan dibutuhkan maka di Malang Raya ini semua sudah dalam posisi terkoordinasikan dan siap, ” cakap Gubernur Khofifah. (*)