Menyambut Pemilu AS 2020, Twitter Perketat Keamanan Akun

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Twitter mengumumkan akan mengabulkan pengamanan yang ketat jelang pemilu Amerika Serikat (AS) 2020, kepada akun-akun politik high-profile.

Menurut informasi dari The Verge, akun-akun politik high-profile yang dimaksudkan antara lain pejabat pemerintahan, anggota Kongres, kampanye politik, kantor informasi utama, jurnalis politik, dan penguasa pemerintah lainnya. Semua pemilik akun tersebut diminta untuk mengambil langkah-langkah keamanan yang ditingkatkan menjelang Pemilu AS 2020.

Di beberapa hari ke depan, Twitter akan secara otomatis mengaktifkan perlindungan pengaturan ulang kata sandi untuk akun-akun tersebut. Platfom media sosial ini juga merekomendasikan agar itu mengaktifkan otentikasi dua faktor, dengan alamat yang kuat.

“Para pemilih, kandidat politik, pejabat terpilih, dan jurnalis bergantung dalam Twitter setiap hari untuk berbagi dan menemukan berita dan keterangan yang dapat diandalkan tentang pemilu, dan kami mengambil tanggung berat kami dengan serius, ” tulis Twitter dalam posting blog dengan dilansir The Verge.

Twiter menyebutkan belajar dari piawai insiden keamanan di masa cerai-berai, maka akan diberlakukan perubahan ketenteraman.

“Kami juga berfokus untuk menjaga akun-akun terkenal di Twitter agar tetap aman dan terjamin selama pemilu AS tarikh 2020, ” kata Twitter.

Imbauan pengamanan ini selalu akan disampaikan melalui notifikasi di aplikasi untuk pengguna terkait pemilu tertentu. Twitter mengatakan akan tetap memberi tahu akun-akun tersebut tentang langkah tambahan yang dapat itu ambil untuk melindungi akun itu saat pemilu Presiden AS 2020 mulai mendekat. Twitter juga mengucapkan akan menerapkan perlindungan keamanan internal untuk akun-akun ini, termasuk jalan baru untuk menanggapi aktivitas mencurigakan dan mempercepat pemulihan akun jika pengambilalihan akun terjadi. (*)