Operasi Antik, Polres Sumedang Ringkus 10 Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Operasi Antik, Polres Sumedang Ringkus 10 Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

TIMESINDONESIA, SUMEDANG – Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto didampingi Kasat Narkoba AKP Ari Aprian mengakui, Sat Narkoba Polres Sumedang berhasil mengamankan 10 tersangka penyalahgunaan narkoba dalam Proses Antik menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021.

Di antaranya, ada 6 tersangka terkait kasus narkotika jenis sabu yakni, CS, DU, MA, BB, DH dan HE. Selanjutnya, 3 tersangka terkait narkotika sintetis atau tembakau gorila yakni, DMI, RTS dan MSS.

“Sedangkan 1 tersangka lainnya berinisial BERANEKA WARNA terkait penyalahgunaan obat keras, ” ujar Kapolrea kepada sejumlah wartawan di Aula Tribrata Mapolres Sumedang, Kamis (10/12/2020).

Para tersangka tersebut, sambung Kapolres, diciduk diberbagai wilayah di Sumedang serupa, kecamatan Jatinangor, Cimanggung, Sumedang Melahirkan, Cisitu, Paseh dan Ujung Jaya.

“Adapun barang bahan yang berhasil diamankan diantaranya, narkotika jenis sabu sebanyak 6 bagian seberat 5, 93 gram, narkotika Sintetis atau tembakau gorila sebesar 3 paket seberat 4, 27 gram dan berbagai jenis obat keras sebanyak 28. 780 biji bersama barang bukti yang lainnya, ” tutur Kapolres.

Tersangka narkotika jenis sabu dijerat Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) dan atau Pasal 127 ayat (1) huruf an UU MENODAI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling periode 20 tahun serta pidana kompensasi paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar.

Sedangkan, tersangka narkotika sintetis atau tembakau gorila dikenai Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) dan atau Pasal 127 ayat (1) huruf an UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, tentang Narkotika Jo Permenkes nomor 5 tahun 2020, tentang Perubahan Penggolongan Narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur tumbuh atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun serta pidana denda memutar sedikit Rp 1 miliar & paling banyak Rp 10 miliar.

“Lalu, bagi simpulan penyalahgunaan obat keras dijerat Kausa 197 dan atau Pasal 196 UU RI nomor 36 tarikh 2009 tentang Kesehatan dengan intimidasi pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp1, 5 miliar, ” pungkasnya terkait pengungkapan kasus narkoba sebab Polres Sumedang. (*)