Pelajaran Utama Cream Anti Aging yang Perlu Anda Ketahui

Pelajaran Utama Cream Anti Aging yang Perlu Anda Ketahui

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Tanda penuaan pada wajah mulai muncul? Produk krim wajah dengan jenis anti aging tentunya akan menjadi primadona terpisah bagi para wanita, terutama yang menginjak usia kepala tiga ke atas. Semakin dewasa usia, semakin berbeda pula produk perawatan wajah yang diperlukan. Kerutan, bintik hitam, warna kulit wajah belang, menjelma masalah umum bagi wanita leler matang. Bagaimana kandungan bahan cream anti aging dapat mencegah cara penuaan pada kulit? Pertama, menyimak dulu penjelasan singkat tentang anti-aging berikut.

Apa Anti Aging Itu?

Anti-aging merupakan proses mencegah penuaan di wajah. Ilmu kedokteran sudah lama melakukan penelitian terhadap cara pencegahan dan perawatan kulit agar tidak cepat menua. Kulit akan menua karena faktor usia dan ciri lingkungan yang mendominasi munculnya penuaan wajah. Salah satu cara pencegahannya, ya, dengan menggunakan krim anti-aging.

Anti-Aging-Glutera-2.jpg

Efek penuaan pada wajah mampu diperlambat bahkan disamarkan. Namun, banyak produk yang dijual di rekan tidak semua mengandung bahan-bahan anti-aging terbaik. Nah, sekarang mari kita ketahui kandungan terbaik apa sekadar yang ada pada bahan krim anti-aging.

Apa Saja Bahan yang Perlu Ada dalam Krim Anti-aging?

satu. Antioksidan Glutathione

Krim anti-aging yang bagus harusnya mengandung zat antioksida dengan tujuan menyekat keriput, memperbaiki kerusakan jaringan kulit, serta menangkat radikal bebas daripada polusi udara sehari-hari.

2. Niacinamida

Niacinamida atau niasin merupakan sel vitamin B3 yang banyak ditemukan dalam daging, ikan susu, telur, sayuran hijau, pada sumber makan. Bagian ini vitamin B3 telah terbukti meningkatkan ceramide dan kadar terbuka asam lemak di kulit. Fungsi utamanya mencegah kulit dehidrasi akibat paparan matahari dan merangsang sirkulasi udara dalam jaringan sel indra peraba. Niacinamida juga ampuh mengurangi serta mencegah jerawat pada kulit.

3. Vitamin E

Vitamin E ini telah terbukti meningkatkan produksi kolagen (khususnya pada kulit wajah) serta bisa mengurangi kerut pada wajah. Nilai lainnya, vitamin E akan mengurangi munculnya perubahan warna kulit yang menjadi gelap dan tidak menyeluruh. Vitamin E yang sering ada pada pelembab juga ampuh melembabkan kulit dari efek kering terkena sinar matahari.

4. Vitamin C

Vitamin C adalah zat yang sugih akan manfaat. Tidak hanya bagi kesehatan, pada wajah juga tentunya. Meskipun vitamin C sangat tertib untuk kekebalan tubuh, vitamin C juga punya segudang manfaat yang lain pada wajah. Antara lain, memproduksi kolagen, mencerahkan kulit wajah Anda sehingga terlihat lebih bersinar. Vitamin C bagus untuk menyembuhkan jerawat, karena pada dasarnya sifat vitamin C adalah menyembuhkan luka.

5. Avobenzone

Bila Anda melihat komposisi tujuan kirm anti-aging pada label kecil produk, umumnya mengandung bahan avobenzone. Avobenzon merupakan salah satu perut yang biasa terdapat pada sunblock. Avobenzone adalah bahan krim paras yang mampu menghalangi sinar UVA. Untuk hasil yang maksimal, avobenzone biasanya dikombinasikan dengan zat benzofenon-3 atau oxybenzone untuk perlindungan terhadap sinar UVB.

enam. Alpha Arbutin

Hiperpigmentasi adalah kondisi di mana indra peraba Anda memiliki produksi melanin yang berlebihan, sehingga terkadang timbul juga noda atau flek-flek hitam.

Berdasarkan sebuah penelitian dalam tahun 2008, penggunaan alpha arbutin selama 12 minggu menunjukkan modifikasi yang signifikan pada kulit. Flek hitam memudar, serta tampilan indra peraba pun terlihat lebih cerah serta merata.

Dengan rutin menggunakannya pada wajah setiap hari, Anda akan melihat sendiri kebaikan dari alpha arbutin pada warna kulit Anda.

7. Kojic acid

Ini merupakan salah satu produk anak yang dihasilkan dari fermentasi beras. Biasanya digunakan untuk membuat sake (anggur beras Jepang). Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kojic acid efektif dalam menghambat produksi melanin.

8. Hyaluronic Acid

Hyaluronic Acid (HA) adalah kandungan alami yang sebenarnya telah ada pada setiap permukaan indra peraba manusia. Namun seiring pertambahan piawai, kulit semakin lambat memproduksi HA sehingga pada sebagian orang bakal mengakibatkan munculnya tanda-tanda penuaan semacam keriput, garis halus, dan latar kulit yang kendur dan biasa. Maka itu kulit wajah menetapkan untuk dinutrisi dengan cream anti aging yang mengandung Hyaluronic Acid (HA). (*)