Opini-WTP-Majalengka

Pemkab Majalengka Kembali Raih WTP ke-8 Kali Berturut-turut

TIMESINDONESIA, MAJALENGKA – Negeri Kabupaten Majalengka (Pemkab Majalengka) Jawa Barat, kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengkhususan (WTP) untuk kedelapan kalinya secara berturut-turut dari BPK RI perwakilan Jawa Barat.

Predikat Opini WTP yang diraih Pemkab Majalengka tersebut, berdasarkan di laporan keuangan pemerintah daerah, tahun anggaran 2020.

Penghargaan WTP diberikan langsung oleh kepala BPK RI perwakilan Jawa Barat, Agus Khatib, pada Kamis, 20 Mei 2021 pada Gedung BPK RI peserta Jawa Barat kepada Tumenggung Majalengka, Karna Sobahi, dalam dampingi Ketua DPRD, Anas Junaedi dan Kepala BKAD serta Kepala Inspektorat Majalengka.

Kepala BPK RI perwakilan Provinsi Jawa Barat, Agus Khatib mengucapkan, diraihnya Opini WTP oleh kabupaten dan kota ialah wujud kerja keras yang dibangun seluruh jajaran negeri daerah yang telah menyediakan laporan keuangan yang transparan dan akuntabel.

Selain itu kata dia, pemberian paham WTP kepada kabupaten dan kota juga didasarkan atas kriteria tertentu, sehingga BPK RI patut memberikan pengetahuan yang tinggi atas prestasi yang telah diraihnya.

“Opini ini tidak merupakan tujuan akhir dan tujuan akhirnya adalah bagaimana mewujudkan pengelolaan keuangan yang akuntabel. Semua catatan dengan telah direkomendasikan BPK MENODAI agar segera ditindaklanjuti cocok dengan ketentuan yang berlaku, ” katanya.

Sementara itu, Bupati Majalengka, Karna Sobahi mengatakan, capaian selama delapan kali berturut-turut ini, menjadikan Kabupaten Majalengka menerima penghargaan atas pendapat WTP delapan kali berendeng dari BPK RI.

“Kiranya prestasi tersebut dapat terus dipertahankan dengan tetap disiplin dalam di setiap proses pengelolaan keuangan berangkat dari perencanaan, penganggaran, penatausahaan dan pelaporan setiap kegiatan maupun program, ” ungkap Karna Sobahi, Jumat (21/5/2021).

Bupati meminta kepada seluruh OPD, camat dan para kepala dukuh di lingkungan Pemkab Majalengka serta siapa saja, pada setiap penghargaan yang diberikan oleh pemerintah, selain harus disyukuri juga harus menjadi motivasi, hal ini demi kebaikan bersama.

“Semoga prestasi ini akan menjadi pemacu sekaligus pemicu semesta ASN untuk bekerja lebih baik lagi dalam meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan, ” harapnya.

Mengingat Opini WTP ini, menurut Karna Sobahi, merupakan masukan kuatnya komitmen para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Majalengka untuk menyajikan keterangan keuangan sesuai kaidah serta prinsip pengelolaan keuangan yang baik dan benar. “Untuk meraih Opini WTP itu modal dasarnya adalah kerjasama, koordinasi, sinkronisasi dan hubungan antara seluruh jajaran OPD, ” jelasnya. (*)