Perserikatan Pekerja Seni Surabaya Demo, Mengambil Hajatan Kembali Diperbolehkan

Perserikatan Pekerja Seni Surabaya Demo, Mengambil Hajatan Kembali Diperbolehkan

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Ratusan pekerja halus demo di depan Balai Kota Surabaya, Rabu (5/8/2020) pagi. Mereka dengan tergabung dalam Aliansi Pekerja Seni Surabaya (APSS) menuntut agar jadwal hajatan dan hiburan kembali diizinkan di Kota Surabaya.

Salah satu orator demo membuktikan bahwa aksi ini terpaksa digelar karena para pekerja seni tersebut telah lima bulan tidak sanggup bekerja.

Demo-3.jpg

“Kami sudah lima bulan tidak bisa bekerja. Bagaimana kadar kami dan anak-anak yang pada setiap hari tetap harus makan, ” ujar orator dengan lantang.

Dalam aksi demo itu, hadir para pekerja reog, ornamen, rias, dan pekerja seni yang lain yang menuntut agar pihak Pemkot Surabaya segera mengizinkan bidang pekerjaannya kembali diperbolehkan.

Demo-2.jpg

Sampai berita ini diturunkan, aksi demo di depan Balai Kota Surabaya masih terus dilakukan oleh Aliansi Pekerja Seni Surabaya. (*)