PSI Pastikan Kampanye untuk Pasangan Eri Cahyadi-Armuji Dilakukan dengan Protokol Kesehatan tubuh

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Erick Komala, Ketua Tim PSI buat Pemenangan Eri Cahyadi-Armuji di Pilwali Surabaya, mengatakan, ada resiko penyaluran covid-19 selama masa kampanye masa tidak menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Untuk itu, tim Eri Cahyadi-Armuji memastikan, setiap acara aksi tatap muka dilakukan dengan protokol kesehatan.

“Kampanye tatap muka yang diadakan oleh PSI menerapkan protokol kesehatan yang benar ketat. ” ucapnya, Rabu (4/11/2020)

Erick menjelaskan, pada pintu masuk lokasi kampanye PSI, badan menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer, masker medis, thermogun, serta faceshield. Panitia pun semua sempurna memakai masker dan faceshield.

“Penerapan protokol kesehatan yg ketat ini kami lakukan buat memberikan rasa aman warga dengan mau datang mendengarkan paparan visi-misi Mas Eri, ” ungkap Erick.

Selain penerapan protokol kesehatan di lokasi, Erik pula mengatakan bahwa semua juru kampanye PSI melakukan rapid test dan test PCR secara rutin & hasilnya selalu negatif. “Jadi, tidak sekedar pernyataan keterangan sembuh lantaran dokter ya, tapi hasil test negatif. Jangan sampai juru kampanye menjadi super spreader di masa pandemi ini, ” tegasnya.

Kampanye melalui media online pun gencar dilakukan terutama melalaikan akun sosial media. PSI ialah partai anak muda yang menggunakan sosial media sejak pemilu legislatif 2019.

“Sosial jalan adalah salah satu kekuatan pokok PSI dalam berkampanye, begitu juga dalam kampanye kali ini kami juga full powerdi sosial jalan, ” terang Erick, politisi PSI yang juga seorang advokat.

Menurutnya, tantangan kampanye pada sosial media adalah berita hoax, disinformasi, serta framing dukungan secara memotong penyataan tokoh. Hal ini menurut Erick selalu terjadi pada masa kampanye baik pileg, pilkada maupun pilpres.

“Dalam kampanye di sosial media zaman pemilu apapun, selalu ada aja yang memberikan disinformasi, ada tokoh mendukung padahal sebenarnya sebagai rohaniawan selalu netral. Nah disinformasi serupa ini lah yang merugikan kelompok. Ini masa kampanye loh, seharusnya mendapatkan informasi yang benar dan detail tentang calon maupun programnya, ” kata ketua Tim PSI untuk Pemenangan Eri Cahyadi-Armuji dalam Pilwali Surabaya. (*)