Segenap Desa di Kabupaten Gunungkidul Hendak Nikmati Internet Gratis

Segenap Desa di Kabupaten Gunungkidul Hendak Nikmati Internet Gratis

TIMESINDONESIA, GUNUNGKIDUL – Pemkab Gunungkidul telah menuntaskan program pendirian jaringan internet gratis di seluruh Desa di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Menghabiskan anggaran total Rp 2 miliar berasal sejak Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), jaringan internet gratis itu kini telah dapat dinikmati oleh Pemerintah Desa dan warga setempat.

Pembangunan jaringan internet dimulai daripada dinas instansi dilanjut kecamatan segar kemudian mulai 2018 masuk ke desa secara bertahap.

Bupati Gunungkidul Badingan a

“Tahun 2018 baru (dibangun jaringan internet) kira-kira 60 desa, dilanjut 2019 dan 2020 ini, seluruh desa yaitu 144 Desa sudah selesai, ” kata Kepala Dinas Komunikasi serta Informatika (Kominfo) Gunungkidul, Kelik Yuniantoro kepada TIMES Indonesia, Selasa (22/12/2020).

Kelik menambahkan secara telah dibangunnya jaringan internet itu pengoperasian Sistem Informasi Desa (SID) untuk kepentingan pendataan kemiskinan, penyajian surat-surat desa, serta jurnalisme masyarakat dengan mudah dilakukan karena pelaksanaan SID membutuhkan internet yang kuat dan stabil.

Tatkala untuk masyarakat sendiri mereka bisa memperoleh akses internet secara gratis di Desa masing-masing. Hal tersebut tentu juga sangat membantu makin di wilayah yang masih blank spot.

“Di tepi itu ke depan juga bentuk keuangan desa pasti sangat memerlukan. Itu untuk peningkatan layanan kampung kepada masyarakat, ” tandasnya.

Upaya modernisasi teknologi dengan digagas oleh Pemkab Gunungkidul itu sempat diragukan keberhasilannya oleh sebesar Pemerintah Desa mengingat secara geografis banyak Desa berada di penjuru.

Namun seiring periode, dengan kerja keras Kominfo kesudahannya banyak desa yang puas sehingga semua desa akhirnya balik meminta untuk dibangun jaringan internet.

Sementara itu, untuk perluasan jaringan internet hingga ke level Dusun, ke depan Lilik berniat pemerintah desa mulai beralih dari program Insfratruktur desa seperti talud, beralih ke infrastruktur Teknologi Data dan Komunikasi (TIK).

Apabila desa mampu boleh mengembangkan ke dusun atau titik penting. Pemasangan akan dibantu Diskominfo, set kerasnya dari Desa sendiri.

“Bandwidth disediakan Kominfo. Situasi ini untuk mempercepat tranformasi digital apalagi menghadapi pandemi Covid-19 yang belum jelas kapan akan berakhir, ” jelas Lilik, Kepala Diskominfo Kabupaten Gunungkidul terkait pemasangan internet percuma. (*)