Soal Dugaan Kecurangan Pilbup Indramayu, Pasangan Sholawat Belum Ajukan Gugatan ke MK

Soal Dugaan Kecurangan Pilbup Indramayu, Pasangan Sholawat Belum Ajukan Gugatan ke MK

TIMESINDONESIA, INDRAMAYU – Pasangan Bahan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu nomor urut 01, Muhamad Sholihin dan Ratnawati (pasangan Sholawat), peluang tidak akan melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusional (MK), terkait perkiraan banyaknya kecurangan dalam Pilbup Indramayu 2020.

Menurut Lead Officer (LO) sekaligus saksi Pasangan Sholawat, Sadar, sampai saat ini tim belum ada keputusan untuk mengajukan gugatan ke MK, terkait banyaknya pelanggaran yang belum tuntas diselesaikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu.

“Belum ada keputusan dari tim. Peluang diberhentikan, ” jelasnya kepada TIMES Indonesia, Jumat (18/12/2020).

Seperti diketahui, saksi dari Pasangan Sholawat enggan menadatangani berita rencana hasil rekapitulasi hasil Pilkada Indramayu 2020 pada Selasa, 15 Desember 2020, lantaran ditemukan banyaknya pengingkaran yang belum usai.

Penolakan penandatanganan berita acara itu diikuti dengan aksi walkout saksi pasangan Sholawat dari lokasi rekapitulasi Pilbup Indramayu 2020. (*)