Terkendala Smartphone, Ujian Sekolah Persamaan Batal

Terkendala Smartphone, Ujian Sekolah Persamaan Batal

TIMESINDONESIA, BONTANG – Kebijakan untuk membatalkan pelaksanaan ujian di sekolah persamaan di kota Bontang terpaksa dilakukan. Selain terkait adanya surat edaran (SE) Menteri pendidikan dan kebudayaan (Mendikbud) yang telah meminta untuk meniadakan ujian sekolah, ada alasan lain yang sinergi dengan SE Kemendikbud tersebut.

Alasan tersebut terkait adanya keterbatasan kepemilikan smartphone menjadi kendala utama sebagian besar warga belajar sekolah persamaan paket A, B dan C yang ada di kota Bontang.

Hal itu disampaikan oleh Pamong belajar ahli, Ifarida Novia kepada Bontang TIMES, Senin (13/04/2020). Ketentuan tersebut menurutnya keputusan terbaik ditengah keterbatasan warga belajar yang sebagian besar tergolong tidak mampu.

“HP nga punya, punya yang biasa aja, ada yang punga HP tapi nda punya paket, ” ujarnya.

Akan tetapi wanita yang juga tutor sekolah persamaan itu menampik jika pihaknya dianggap tidak mempersiapkan diri dalam menghadapi ujian akhir semester di sekolah persamaan tersebut.

“Soal try out sudah kami bagi ke mereka, malah sudah kembali ke kami, ” jelasnya.

Selain itu untuk mengganti standar penilaian yang berlaku dalam ujian, pihaknya telah menyiapkan melalui ketentuan penilaian selama masa belajar di sekolah.

Ketentuan penilaian tersebut meliputi, hasil nilai raport pada semester 1 sampai dengan 5, nilai semester tahun 2020 dan Hasil dari try out yang telah dikirim sebelum libur karena covid-19.

“Hasil nilai raport semester 1 sampai 5 itu untuk paket A, B dan C, kalau untuk jawaban soal try out sudah. kami terima, ” ungkapnya.

Diketahui, hingga saat ini warga belajar sekolah persamaan sebanyak 170 siswa paket A, B dan C yang tersebar di semua wilayah di Kota Bontang, sementara tutor sebanyak 14 orang. (*)