Trik Merawat Ikan Cupang Agar Tidak Cepat Mati

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Ikan cupang merupakan ikan hias yang saat ini banyak penggemarnya di tengah Pandemi Covid-19. Warnanya yang cantik dan cara perawatannya yang lebih mudah dari ikan-ikan lain membuatnya menjadi sripanggung.

Ikan Cupang tunggal pada dasarnya terbagi menjadi 3 jenis yaitu Cupang hias, Cupang aduan, dan Cupang liar.

Pada umumnya, Ikan mungil ini merupakan salah satu jenis ikan yang kuat bertahan hidup dalam jangka waktu yang periode.

Namun itu tak mudah. Banyak pemula yang malah tak paham dalam merawatnya. Kesimpulannya yang terjadi, banyak Ikan Cupang yang baru dibeli, setelah kaum hari saja mengalami kematian.

Berikut cara merawat Ikan Cupang agar tidak cepat beku:

1. Gunakan wadah yang sebati

Ukuran Ikan C yang kecil tetap membuat mudah untuk menempatkannya. Mampu menggunakan akuarium, toples, gelas atau lainnya. Namun, jika ingin menggunakan akuarium, lebih baik pilih dengan ukuran kecil dengan diameter kira-kira 20 x 15 x 15 cm.

Wadah itu bisa dikreasikan dengan batuan-batuan mungil atau tanaman hias palsu supaya lebih berwarna dan enak dipandang.

2. Perhatikan cairan untuk Ikan Cupang

Air merupakan elemen yang sangat penting sebagai tempat hidup ikan cupang. Menggunakan air yang terang sangat berpengaruh terhadap kelangsungan tumbuh Ikan Cupang.

Sebab pada dasarnya Ikan Cupang merupakan ikan air tawar, maka dianjurkan untuk menggunakan air dari sumur. Jika tidak ada air sumber, menggunakan air PAM atau sumber air lainnya juga tidak perkara asalkan bersih.

Disarankan juga sebelum memasukan air ke wadah Ikan Cupang ada baiknya untuk mendiamkan dulu air tersebut serta untuk mengganti air minimal 3 hari sekali secara rutin.

3. Beri sajian Ikan Cupang dengan benar

Ikan Cupang biasanya diberi makan jentik nyamuk, cacing pembawaan, cacing sutra, kuning telur, ataupun bayi ikan guppy. Untuk meluluskan makannya, cukup taburkan makanan ke dalam wadah ikan cupang.

Biasanya, Ikan Cupang bertambah suka memakan makanan yang menahan di atas permukaan air dan berikan makanan ikan cupang tersebut secara bertahap. Jangan memberi sasaran terlalu banyak karena makanan yang tersisa dapat mengotori akuarium dan memicu timbulnya penyakit.

4. Bersihkan wadah Ikan Cupang secara rutin

Kebersihan wadah juga merupakan hal dengan sangat penting dalam ketahanan hidup Ikan Cupang. Hal ini dikarenakan setiap Ikan Cupang hanya awet pada jenis air yang berbeda kekerasan serta pH airnya.

Maka disarankan untuk membuang wadah Ikan Cupang secara rutin, minimal satu kali dalam seminggu agar wadah dan kualitas airnya tetap bersih dan Ikan Cupang bisa hidup dengan lama. (*)