Rizal-Firmansyah

Usianya Masih 23 Tahun, Itu Dia Peternak Domba Sukses Asal Kabupaten Mojokerto

TIMESINDONESIA, MOJOKERTO – Satu lagi sosok bani muda sukses di leler yang terhitung cukup junior, M Rizal Firmansyah saat tersebut genap berusia 23 tahun. Peternakan Domba miliknya kini mencapai ratusan ekor. Hendak memasuk Idul Qurban ini, dia sudah banyak menolak order.

Rizal -sapaannya- adalah warga Dusun Balong Lombok, Desa Sumolawang, Kecamatan Puri Kabupaten. Dia merupakan anak semata wayang. Awalnya disuruh kerja pabrik ataupun menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) oleh orangtuanya, tetapi dia memilih menjadi peternak domba.

Tampilannya sangat sederhana ketika ditemui TIMES Indonesia. Kaos oblong cotton combed, dengan celana 3 per 4 yang melekat di kakinya. Rambutnya acak-acakan menutup dahinya. Kira-kira keringatnya tertutup rambut ikalnya.

“Dulu sempat kerja pabrik biskuit, gajinya Rp 4, 5 juta. Tapi 1 Minggu telah keluar, sama saja tidak dapat apa-apa. Pernah juga kerja di Pabrik arah produksi tapi sama, gajinya sedikit, ” jelasnya serupa bernostalgia saat ditemui TIMES Indonesia, Selasa (29/6/2021).

Rizal zaman memantau pakan ternak yang dia produksi sendiri. Selasa (29/6/2021). (Foto: Thaoqid Sinar Hidayat/TIMES Indonesia)

Kini anak muda lulusan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Gondang ini mempunyai ratusan ekor domba. Tahun berantakan dombanya menyentuh angka 540 ekor. Saat ini tertinggal 350 ekor domba. Tentu saja untuk para konsumen dan mitra kerjanya.

Motivasi Rizal semakin kuat lantaran dia tahu peluang bahwa tingginya adat konsumtif masyarakat perkotaan. Pada balik itu angka kemunculan manusia adalah keniscayaan. Jadi dalam ajaran agama Agama islam, ada yang namanya aqiqah.

“Lihatnya nilai kelahiran kan meningkat, mereka pasti butuh aqiqah. Terus masyarakat kota kan maunya bayar berapa terima siap, misal 500 tusuk sate langsung terima jadi, ” terang Rizal yang mempunyai warung kopi WiFi dalam depan rumahnya ini.

Momentum menjelang Idhul Adha ini, Rizal mengiakan telah banyak menolak pesanan. Pasalnya produksi domba tunggal membutuhkan waktu 3 kamar untuk siap dipanen.

“Saya ambilnya kambing usia 5 sampai enam bulan, terus dilakukan penggemukan untuk siap jual. Kalau menjelang Idhul Adha tersebut saya banyak nolak pesanan, ” terang Rizal sambil tersenyum.

Peternakan Domba milik M Rizal Firmansyah dijual dengan harga Rp1, 3 juta sampai Rp2 juta. Tergantung usia dan patokan domba. Kini Rizal mempunyai omzet perbulannya mencapai Rp50-60 juta. (*)