Yuk Mampir di Wisata Patirtaan Nawonggo dan Kuliner Kedai Tomboan Geruh

TIMESINDONESIA, MALANG – Tomboan, adalah nama kedai yang terletak di Desa Ngawonggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Kedai Tomboan ini berada dekat dengan situs patirtaan Ngawonggo yang ditemukan oleh Cak Yasin pada tahun 2017.

Kini Cak Yasin oleh sebab itu juru kunci di pertirtaan itu, sekaligus pengelola Tomboan. “Kami mau memberikan wisata edukasi kepada para tamu juga, melalui situs dahulu kala di sini, ” ucap Cak Yasin, Minggu (18/07/2020)

Semua orang boleh datang ke situs patirtaan Ngawonggo, karena dibuka untuk umum. Namun, tetap harus memperhatikan kesopanan. Mulai dari kata, tingkah laku, maupun rencana mendatangi situs tersebut.

“Wanita sedang haid, mengandung, dan mereka yang memiliki niatan membatalkan (pesugihan) tidak boleh mendatangi posisi patirtaan, ” tegas Cak Yasin

Pengembangan Tomboan sebagai tujuan wisata ini dilakukan Cak Yasin dan Abink. Mereka memiliki pandangan yang serupa untuk memberdayakan tempat Ngawonggo maupun situs patirtaan itu. Berawal dari hanya berupa pawon hingga kini sudah banyak meja dan kursi dari kayu pada area Tomboan.

“Kita ingin menghidupi dan menghidupkan situasi desa ini. Apalagi kita memiliki ikon situs patirtaan. Jadi, kita ingin ada Tomboan untuk menetapkan situs patirtaannya. Hal tersebut akan membuat desa ini menjadi muncul, ” tutur Abink

Kita akan melihat banyak warga lokal yang berada di zona Tomboan. Aksen jawa akan merebak jelas di telinga kita, tidak lupa dengan senyum hangat yang diberikan kepada para tamu. Mereka akan terlihat sibuk memasak, meracik minuman, mencatat dan mengantar order tamu.

“Kurang lebihnya, kami memberdayakan masyarakat sekitar di dalam segi pembuatan makanan tradisionalnya, ” kata Abink, salah satu pemimpin Tomboan

Warga lokal di sekitar Tomboan banyak ikut membantu kedai tersebut. Menurut Abink, warga lokal disini memiliki temperamen gotong royong yang kuat.

“Kalau liat orang-orang ngerjain sesuatu, ya bareng-bareng. Terus yang membantu masak juga kadang nggak menentu. Terkadang ada beberapa awak yang lagi ngga sibuk menyala, mereka membantu masak. Jadi, gotong royong di antara warga masih terasa, ” jelasnya

Penasaran? Untuk kalian yang mau menikmati wisata patirtaan Ngawonggo & Kedai Tomboan, cek saja pada instagram @tomboan_ . (*)